Pages

Selamat Datang.,,,Wahai Saudaraku

pink purple flowers

More Arabic Scraps at Jhocy.com

Pengunjung

Selamat Datang, Kunjungan ke:-
Showing posts with label Tazkirah. Show all posts
Showing posts with label Tazkirah. Show all posts

Tuesday, December 21, 2010

Genazah Rasulullah Nyaris di Curi

Allah menyelamatkan Nabi Muhammad saw daripada rencana jahat untuk mencuri jenazah Baginda. Peristiwa yang
memilukan dan nyaris menampar wajah umat Islam ini terjadi pada tahun 1164 M atau 557 H, sebagaimana telah dicatat
oleh sejarawan Ali Hafidz dalam kitab Fusul min Tarikhi Al-Madinah Al Munawarah.Masjid NabawiSebagaimana yang
telah kita ketahui bahawa pastinya sebahagian besar orang yang berziarah ke Masjid Nabawi pasti tidak pernah lupa
untuk menghampiri makam Rasulullah yang diapit oleh makam Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Umar. Peristiwa ini
berlatarbelakangkan zaman pemerintahan kerajaan Abbasiyah di Baghdad di mana keadaan umat Islam yang semakin
lemah dan berdirinya beberapa buah kerajaan Islam di beberapa daerah. Lantaran keadaan itu, dalam diam-diam
pemerintah Eropah Kristian telah menyusun rencana untuk mencuri jasad Nabi Muhammad saw.Setelah terjadinya
kesepakatan oleh para penguasa Eropah, mereka pun mengutus dua orang Nasrani untuk menjalankan misi keji itu. Ia
dilaksanakan bertepatan dengan musim haji di mana pada musim itu ramai jemaah haji yang datang dari pelbagai
penjuru dunia untuk melaksanakan ibadah haji. Kedua orang Nasrani ini menyamar sebagai jemaah haji dari Andalusia
yang memakai pakaian khas Maghribi. Keduanya ditugaskan melakukan pengintaian awal kemungkinan untuk mencari
kesempatan mencuri jasad Nabi SAW. Setelah melakukan kajian lapangan, keduanya memberanikan diri untuk
menyewa sebuah penginapan yang lokasinya dekat dengan makam Rasulullah. Mereka membuat lubang dari dalam
kamar menuju ke makam Rasulullah saw. Belum sampai pada akhir penggalian, rencara tersebut telah digagalkan oleh
Allah swt melalui seorang hamba-Nya yang akhirnya mengetahui rencana busuk itu.Sultan Nuruddin Mahmud bin Zanki,
bapa saudara kepada Sultan Salahuddin Al-Ayubi yang membuka kota Baitulmaqdis , adalah seorang hamba sekaligus
penguasa Islam pada waktu itu yang mendapat petunjuk melalui mimpi akan ancaman terhadap makam Rasulullah.
Sultan tersebut telah bermimpi bertemu dengan Rasulullah saw sambil menunjuk dua orang lelaki berambut perang dan
berjambang:“ Wahai Mahmud, selamatkan jasadku daripada maksud jahat kedua orang ini. ”Sultan
Mahmud terbangun dalam keadaan gelisah lalu baginda melaksanakan solat malam dan kembali tidur. Namun, Sultan
Mahmud kembali bermimpi berjumpa Rasulullah saw hingga tiga kali dalam satu malam. Lantas baginda memanggil
Perdana Menteri, lalu Perdana Menteri menyuruh Sultan Nuruddin Mahmud bin Zanki supaya bersedia untuk bertolak
pada malam itu juga dan merahsiakan perjalanan itu.Malam itu juga Sultan segera mempersiapkan diri untuk melakukan
perjalanan dari Damsyik ke Madinah yang memakan masa 16 hari, dengan mengendarai kuda bersama 20 pengawal
serta banyak sekali harta yang diangkut oleh puluhan kuda. Sesampainya di Madinah, Sultan langsung menuju Masjid
Nabawi untuk melakukan solat di Raudhah dan berziarah ke makam Nabi saw. Sultan bertafakur dan termenung dalam
waktu yang cukup lama di depan makam Nabi saw. Pada ketika itu tiada seorang pun tahu akan kedatangan Sultan ke
Madinah.Dalam masa tersebut , baginda tidak tahu untuk berbuat apa lalu Gabenor Madinah dipanggil menghadap oleh
Perdana Menteri . Gabenor Madinah disuruh untuk mengumpulkan seluruh penduduk Madinah bagi memudahkan
baginda Sultan mengecam muka kedua-dua lelaki tersebut. Lalu Menteri Jamaluddin menanyakan sesuatu:“
Apakah baginda Sultan mengenal wajah kedua lelaki itu? "“ Iya ” , jawab Sultan Mahmud.Maka tidak lama
kemudian Menteri Jamaluddin mengumpulkan seluruh penduduk Madinah dan membahagikan hadiah berupa bahan
makanan sambil baginda Sultan mencermati wajah orang yang ada dalam mimpinya. Namun Sultan tidak mendapati
orang yang ada di dalam mimpi itu di antara penduduk Madinah yang datang mengambil jatah(1) makanan. Lalu Menteri
Jamaluddin menanyakan kepada penduduk yang masih ada di sekitar Masjid Nabawi.“ Apakah di antara kalian
masih ada yang belum mendapat hadiah daripada Sultan? ”" Tidak ada, seluruh penduduk Madinah telah
mendapat hadiah daripada Sultan, kecuali dua orang dari Maghribi tersebut yang belum mengambil jatah sedikitpun.
Keduanya orang soleh yang selalu berjamaah di Masjid Nabawi.” Ujar seorang penduduk.Kemudian Sultan
memerintahkan agar kedua orang itu dipanggil. Dan alangkah terkejutnya Sultan, melihat bahwa kedua orang itu adalah
orang yang baginda lihat dalam mimpinya. Setelah ditanya, mereka mengaku sebagai jemaah dari Andalusia, Sepanyol.
Meskipun Sultan sudah mendesak bertanyakan tentang kegiatan mereka di Madinah, mereka tetap tidak mahu mengaku
sehingga Sultan meninggalkan kedua lelaki itu dalam penjagaan yang ketat.Sultan bersama menteri dan pengawalnya
pergi menuju ke penginapan kedua orang tersebut. Sesampainya di rumah itu yang ditemuinya adalah longgokan harta,
sejumlah buku dalam rak dan dua buah mushaf al-Qur’an. Lalu Sultan berkeliling ke kamar sebelah. Saat itu
Allah memberikan ilham, Sultan Mahmud tiba-tiba berinisiatif membuka tikar yang menghampar di lantai kamar
tersebut.Masya Allah,,,Subhanallah, ,,Ditemukan sebuah papan yang di dalamnya menganga sebuah lorong panjang
dan setelah diikuti ternyata lorong itu menuju ke makam Nabi Muhammad. Seketika itu juga, Sultan segera menghampiri
kedua lelaki berambut perang tersebut dan memukulnya dengan keras. Setelah bukti ditemukan, mereka mengaku
diutus oleh raja Nasrani di Eropah untuk mencuri jasad Nabi SAW.Pada pagi harinya, keduanya dijatuhi hukum penggal
di dekat pintu timur makam Nabi saw dan mayat mereka berdua dibakar .Sesungguhnya hukum mati dengan membakar
pesalah adalah haram di sisi syara’ ,tetapi disini Sultan Nuruddin Mahmud bin Zanki telah mengambil kaedah
siasah syariah ke atas orang yang melakukan mungkar keterlaluan. Sebenarnya tindakan yang serupa yang diambil,
telah berlaku pada zaman Saidina Ali k.w.j di mana terdapat golongan Saba’iyah yang mengikut ajaran Abdullah
bin Saba’ yang menganggap Saidina Ali sebagai jelmaan Allah s.w.t. Lalu Saidina Ali memerintahkan ketua
keselamatannya, Qambar supaya membakar golongan ini, bila dihukum bunuh mereka mengejek hukuman mati, lantas
memerintah dengan syairnya yang terkenal:" Sesungguhnya aku telah melihat satu perkara yang sangat mungkar, lalu
aku memerintah Qambar menyalakan api dan membakar mereka yang berani mengatakan Allah swt menjelma dalam
diri Saidina Ali. ”

Sunday, December 19, 2010

Saat Kematian Kekasih Allah

Ketika Rasulullah SAW menjelang kewafatannya, Beliau sedang terbaring di tempat tidurnya di dalam rumahnya. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk ?” tanyanya. Tapi Saidatina Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maaf, ayahku sedang tidak dapat ditemui” kata Saidatina Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahandanya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Saidatina Fatimah “Siapakah itu wahai anakku ?”. “Tidak tahu ayah, sepertinya aku baru kali ini melihatnya” tutur Saidatina Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah SAW menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bagian demi bagian wajah anaknya itu hendak dikenang. “Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut” kata Rasulullah SAW, Saidatina Fatimah pun menahan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, kemudian Rasulullah SAW menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. “Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah ?” Tanya Rasululllah SAW dengan suara yang amat lemah. “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu” kata Jibril.

Tapi itu tidak membuat Rasulullah lega, Rasulullah SAW masih penuh kecemasan. “Engkau tidak senang mendengar khabar ini ?” tanya Jibril lagi. “Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak ?”. “Jangan khawatir wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku : ‘Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya” kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah SAW ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah SAW bersimbah peluh. “Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini”.

Mata Saidatina Fatimah terpejam, Saidina Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. “Tidak sukakah engkau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” tanya Rasulullah SAW pada Malaikat pengantar wahyu itu. “Siapakah yang sanggup melihat kekasih Allah direnggut ajal” kata Jibril. “Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku”.

Badan Rasulullah SAW mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Saidina Ali segera mendekatkan telinganya “Uushiikum bis-shalaati, wa maa malakat aimaanukum - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu”.

Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Saidatina Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Saidina Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatiii! - Umatku, umatku, umatku”.

Dan, berakhirlah hidup manusia yang paling mulia yang memberi cahaya bagi kegelapan, obat dari seluruh penyakit, penghulu seluruh manusia, rahasia dari segala rahasia, dan makhluk paling sempurna. Rasul yang sangat mengkhawatirkan nasib umatnya dari pada dirinya.

Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. Namun, bagaimanakah cinta kita kepada Rasulullah? Sudahkah kita mengikuti seluruh Sunnahnya?

Allaahumma sholli ‘alaa saidina Muhammadininnabiyyi ummyi wa ‘ala alihi wa shohbihi wasallim ‘adadama alimta, wa zinatama alimta, wa mil ama alimta..

Ya ALLAH, selamat dan sejahterakanlah Rasulullah Muhammad SAW, nabi yang tidak perlu membaca dan menulis, dan seluruh ahli keluarga dan para sahabatnya, sebanyak bilangan yang Engkau tahu, seberat timbangan yang Engkau ahu, dan sepenuh apa pun jua yang Engkau tahu.

Saturday, December 18, 2010

Anak Durhakak Lagi Durjanak!!!!!!

Di sebuah kampung yang diberi nama Kg. Kuali Lebam Sebatang Pohon.... tinggallah seorang janda beranak satu...Senah namanya. Anaknya nak kata budak tidak...nak kata tua pun tidak tapi perangai...masyaalah! ngalah kan setan aprait.... Mereka hidup takler senang...hidupnya kais pagi makan pagi...kais petang makan petang.
Nama anak Si senah nie orang panggil Dak Atan... SiAtan nie kurang ajar orangnya....hobi utama dia lumba motor haram....oleh sebab perangainya tak serupa orang .maka maknyapun tak kuasa nak layan kerenah anaknya tuh! nak dijadikan cerita....
One day tuh, Atan teringinkan sebuah motor...selama nih pun kalau Si Atan  teringin nak ber-racing dia pinjam dari kekawannya...tapi kali nih dia tak berpeluang lagi disebabkan kawannya dah serik pinjamkan motor kat dia...maklumlah ganas dan gelojoh dan rakus sangat. so, dia paksa ler maknya belikan sebuah motor yang canggih ala-ala kawasaki cap ayam!!!
dengan kurang ajarnya Atan berkata " ouit! kau!! aku nak motor" . Dengan lemah-lembutnya maknya jawab " mana aku nak cekau duit Atan oii?" Atan bengang tahap durjana lalu dengan biadapnya Atan berkata lagi" Aku tak reti kira orang tua!!! kalau aku kata aku nak...aku naklah!!! besok aku nak tengok motor tuh dah ada depan mata aku.. FAHAM????"
maka keesokkan harinya tersedialah motor canggih kawasaki cap ayam tuh utk SiAtan...sebulan selepas tuh... Senah teringin nak minum air teh BOH.. Disuruh anaknya belikan serbuk teh tu....Dengan angkuhnya Atan  menjelingkan matanya sampai juling sambil melenting...........
Atan: Apa ??? ko nak aku belikan teh semata2 untuk ko, dengan naik motor aku yg canggih nih?? mana boleh!!! Tak glamour lagi takder class mum!!!!
Mak: tak pe kalau ko tak nak tolong aku !!
Dengan sedih Senah menahan sabar...Lepas tuh Atan pun blah ngan motor kawasaki cap ayamnya ((pergi Racing)) ... Nasib Atan agak malang yg kurang berbau..dia mati katak penyek dlm kemalangan ketika berlumba ((padan muka!!!)) ...maka mayatnya pun dikebumikan dengan selamat... semua sanak saudara sedih atas kematian Atan kecuali emaknya....
Kemudian ketika orang menyiram air mawar di pusara Atan..maknya enggan menyiram pusaranya ngan air mawar.. tetapi maknya menggunakan air TEH yg di campurkan sesudu susu pekat cap ayam(((tak bleh lebih saranan kerajaan,takut kene kencing lemak berkrim))).......lalu... maknya berkata "kerana teh la anak aku mati..."
Sedang maknya sibuk menyiram...tetiba...kubur Atan merekah..maka semua yang ada disitu angkat sebelah kaki lalu lari lintang pukang ..tak cukup tanah kecuali Senah..(.emaknya) lepas tuh....atan keluar dari kubur dan bertentang mata dgn maknya((sampai juling mata emaknya bertentang mata)).. Lalu dengan tak semena2 mulut Atan bergerak dan berkata dengan lantang.........
"
"
"
"
"
"
"
"
"
teh BOH ada UMMMPPHHHH !!!!!!


SEKIAN.......al kisahhhhh..

Followers